Prolog

Hun Yuan Wu Zong Bimasakti Beralunan Nada Kuno 800kata 2026-03-05 07:49:33

Tahun 2XXX, di sebuah pangkalan penelitian rahasia yang tersembunyi puluhan meter di bawah tanah di wilayah barat daya, berbagai instrumen terus beroperasi tanpa henti, sementara para staf di dalamnya sibuk bekerja dalam suasana tegang.

Di sebuah aula luas, atmosfer terasa amat mencekam. Sekelompok orang mengelilingi sebuah kubah kaca, membisu tanpa sepatah kata pun. Puluhan detak jantung yang tegang dan napas yang teratur terdengar sangat jelas di tengah keheningan yang penuh keganjilan itu.

Mereka menatap tajam ke arah beberapa reaktor energi antimateri di dalam kubah kaca tersebut. Reaktor-reaktor itu tengah menyalurkan aliran energi dahsyat menuju sebuah chip yang memancarkan cahaya misterius.

Seorang lelaki tua berambut putih, tampak sekaligus tegang dan bersemangat, wajahnya dipenuhi harapan. Ia tanpa sadar bergumam lirih, "Akhirnya, hampir berhasil… Puluhan tahun jerih payahku tak sia-sia. Akhirnya, serpihan meteor misterius ini berhasil kutaklukkan menjadi chip super ini. Asal penelitian ini rampung, aku pun rela menutup mata untuk selamanya!"

Tiba-tiba, sirene peringatan yang melengking terdengar di seluruh pangkalan, diikuti rentetan tembakan dan ledakan dari luar yang tiada henti. Semua orang seketika tertegun, tak tahu harus berbuat apa.

Sebelum mereka sempat bereaksi, beberapa orang asing bersenjata lengkap menerobos masuk dari pintu, tanpa menghiraukan para ilmuwan, langsung menekan tombol pada alat kendali di tangan mereka.

“Boom!”

Sekejap kemudian, cahaya api yang menyilaukan mata membuncah di hadapan mereka. Suara ledakan dahsyat menggema, dan seluruh aula seketika dilalap kobaran api yang mengamuk hebat.

Dalam ledakan hebat itu, reaktor-reaktor energi turut mengalami reaksi berantai, melepaskan energi dalam jumlah luar biasa.

Energi-energi itu menggumpal membentuk bola cahaya raksasa, laksana nebula yang terus berputar, memancarkan kilau yang memesona. Di pusatnya, chip misterius itu tetap utuh, tak hancur oleh ledakan, bahkan terus menyerap energi dari sekelilingnya.

Sayang, pemandangan nan indah itu tak lagi bisa disaksikan oleh siapa pun. Yang tertinggal hanyalah nebula yang terus berubah-ubah mengikuti lintasan yang tak terjelaskan.

Tiba-tiba, di pusat nebula, ruang seakan terkoyak dengan hebat, membentuk lubang hitam kecil yang muncul entah dari mana.

Lubang hitam itu memancarkan daya hisap luar biasa, menyedot seluruh energi beserta chip super tersebut ke dalamnya, dan lenyap dalam sekejap, menyisakan hanya puing-puing yang berserakan.

Prolog 《Hunyuan Wuzong》 sedang dalam pengetikan, mohon menunggu sejenak.
Setelah konten diperbarui, silakan segarkan ulang halaman untuk mendapatkan pembaruan terbaru!