O médico celestial de uma era retorna, suas técnicas médicas alcançam o divino, sua força marcial abala os céus, os inimigos ele os esmaga a todos debaixo dos pés.
Klik!
Gerbang penjara terbuka, Qin Fei melangkah keluar dengan menggendong tas usang di punggungnya.
Ia memejamkan mata sejenak dan menarik napas dalam-dalam. Rasa kebebasan ini membuatnya merasa sangat lega.
"Ibu, Fang Qin, aku keluar lebih awal. Kalian pasti akan sangat terkejut," gumamnya dengan senyum tipis di wajah.
Tiga tahun lalu, kekasihnya mengalami kecelakaan saat menyetir dalam kondisi mabuk. Ia menanggung kesalahan itu dan masuk penjara. Hari ini, semuanya akhirnya berakhir.
"Anda Qin Fei, Tuan Qin?"
Tiba-tiba, sebuah suara wanita yang terdengar ragu-ragu dan dingin terdengar di telinganya.
Qin Fei mengerutkan kening. Ia membuka mata dan menatap orang itu dengan perasaan tidak senang; ia tidak ingin diganggu saat ini.
Namun, saat matanya tertuju pada wanita itu, tatapannya langsung terpaku.
Cantik sekali!
Alisnya bagai lukisan, matanya dalam dan jernih seolah mampu memikat jiwa. Wajahnya halus seperti giok, sosoknya ramping dan anggun. Aura dingin yang ia pancarkan memberinya kesan yang sangat berkelas.
Menyadari tatapan Qin Fei, wanita itu sedikit mengernyit. Wajahnya tampak semakin dingin saat ia bertanya kembali, "Anda, benarkah Qin Fei?"
"Siapa kamu?" tanya Qin Fei balik.
"Namaku Jiang Meng. Aku ingin memintamu mengobati penyakit kakekku," ujar wanita itu dengan serius. Saat itu, hatinya dipenuhi keraguan. Apakah orang seperti ini benar-benar bisa menyembuhkan penyakit kakeknya?
Qin Fei menatapnya lekat-lekat. "Kau men