Bab 82: Pertarungan
Waktu Timur, pukul sepuluh malam.
Karena perbedaan garis bujur, Timur dan Amerika memiliki selisih waktu dua belas jam, di Amerika masih pukul sepuluh pagi.
Perusahaan farmasi terbesar di dunia, masuk dua puluh besar perusahaan Fortune Global 500, dengan nilai kapitalisasi pasar hampir lima ribu miliar dolar Amerika, setara lebih dari tiga puluh triliun yuan, United Health menjadi yang pertama angkat bicara.
“Kami memiliki enam ribu empat ratus resep efektif dan cadangan.
Untuk berbagai terapi penyakit kronis, kami baru-baru ini mencapai terobosan signifikan.
Salah satunya adalah obat biologis baru yang dikembangkan khusus untuk leukemia, dengan hasil pengobatan yang sangat menonjol.
Sebagai pemimpin global di bidang farmasi, kami yakin akan terus mempertahankan posisi dominan dan memimpin perkembangan industri kesehatan.
Mengingat situasi dunia yang genting, meningkatnya angka pengangguran, dan menurunnya pendapatan masyarakat, kami mempertimbangkan untuk menurunkan biaya asuransi bagi pengguna kami, agar mereka dapat menikmati lebih banyak keuntungan.”
United Health mengumumkan serangkaian daftar resep obat beserta hasil pengobatannya.
Dalam daftar itu, banyak penyakit kronis umum dan sulit disembuhkan, seperti radang hidung dan rematik, bahkan diberikan solusi penyembuhan total.
Begitu kabar ini tersebar, para pemegang saham dan investor langsung bersemangat, berebut membeli saham, harga saham United Health yang semula menurun langsung berbalik naik tajam.
Tak lama berselang, seakan sudah direncanakan, salah satu raksasa farmasi dunia, juga masuk dua puluh besar Fortune Global 500, kapitalisasi pasar lebih dari empat ribu lima ratus miliar dolar Amerika, hampir tiga puluh triliun yuan, Johnson & Johnson pun buka suara.
“Kami menguasai banyak obat biologis efektif seperti 'Inliximab', 'Rivaroxaban', dan 'Ibrutinib'.
Mulai dari memperkuat sistem kekebalan tubuh, menyembuhkan penyakit berat, hingga pemulihan luka, semuanya berperan penting.
Akhir-akhir ini, kami telah mengembangkan beragam obat biologis yang berperan menentukan dalam pengobatan penyakit imun dan tulang.
Selama bertahun-tahun, berbagai produk kami telah diekspor ke lebih dari dua ratus negara dan wilayah, mendorong pertumbuhan pesat industri farmasi dan memberikan kontribusi tak ternilai bagi dunia medis.”
Setelah Johnson & Johnson, menyusul Roche, Pfizer, Novartis, AstraZeneca, dan para raksasa farmasi lainnya.
Perusahaan-perusahaan raksasa ini memanen keuntungan di seluruh dunia, dengan nilai kapitalisasi pasar masing-masing di atas satu triliun yuan.
Begitu kepentingan para raksasa ini terusik, mereka segera bersatu membentuk kelompok kepentingan yang mampu membuat dunia bergetar.
Dipimpin oleh para raksasa, perusahaan farmasi lain dengan nilai kapitalisasi ratusan miliar, puluhan miliar, bahkan miliaran yuan juga ikut bergerak.
Mereka menerapkan cara yang sama: mengumumkan cadangan obat, terutama obat yang dapat menyembuhkan penyakit secara tuntas.
Perusahaan farmasi ini sebenarnya menguasai banyak resep yang mampu menyembuhkan beberapa penyakit secara total, hanya saja resep-resep itu tidak menguntungkan secara ekonomi sehingga sengaja mereka simpan.
Benar, obat yang bisa menyembuhkan penyakit dan menyelamatkan nyawa justru disimpan karena tidak menguntungkan.
Bagi orang biasa, obat yang dapat menyembuhkan penyakit adalah obat terbaik.
Jika setelah sembuh, penyakit itu tidak akan kambuh lagi, maka itu disebut obat ajaib.
Namun bagi perusahaan farmasi, obat yang langsung menyembuhkan dianggap sampah, jika setelah minum obat itu seseorang takkan pernah sakit lagi, maka obat itu adalah sampah di antara sampah.
Bagi perusahaan farmasi, obat terbaik adalah yang harus dikonsumsi terus-menerus—minum sekali membaik sedikit, minum lagi membaik sedikit, lalu harus diminum setiap hari, setiap bulan, setiap tahun, syukur-syukur seumur hidup.
Itulah “obat terbaik” sejati!
Karena itu, sekalipun ada obat ajaib, tetap saja akan disimpan, yang dijual ke pasien hanyalah versi yang sudah dilemahkan, dan pasien tetap bersyukur setengah mati.
Para investor yang menyaksikan ini semua tersenyum puas.
Obat bagus atau tidak itu tidak penting, yang terpenting apakah mereka bisa meraup untung.
Kau tak bisa mendapatkan obat terbaik, tak peduli kau mati atau seluruh keluargamu mati, itu bukan urusanku!
Selama aku bisa menghasilkan uang, berarti itu saham yang bagus!
Para pelaku pasar keuangan sangat percaya diri, mereka memborong saham dengan gila-gilaan!
Dalam sekejap, sektor farmasi menjadi sangat bergairah, harga saham melonjak tajam!
Saham-saham farmasi yang tadinya berwarna hijau kini berubah menjadi merah menyala, ribuan saham terkait farmasi semuanya naik!
——
Amerika
Di sebuah ruang perjamuan mewah di sebuah kawasan pribadi, sedang berlangsung pesta kemenangan.
Seorang pria paruh baya berambut pirang mengangkat gelas anggurnya, menggoyangkan sedikit anggur merah di dalamnya, lalu tersenyum kepada rekannya, “Tuan Rod yang terhormat, saya yakin pihak seberang sudah terperangah melihat kekuatan kita.”
Seorang pria tua berambut perak tertawa terbahak-bahak, “Selain takut, apa lagi yang bisa mereka lakukan? Mereka bahkan tidak punya satu pun perusahaan farmasi yang bisa diandalkan, bagaimana bisa dibandingkan dengan kita?”
Pria berambut pirang itu menyesap anggur merahnya dengan santai, “Selesai panen kali ini, kita harus segera mundur, nanti harus banyak kerja sama buat menutup jejak.”
Pria tua berambut perak menggeleng, “Jangan buru-buru, mengikuti laju tim penakluk dunia kiamat biokimia, kita masih bisa panen dua atau tiga tahun lagi.
Setelah menguras isi kantong semua rakyat kecil di bawah, aku juga akan pensiun.
Saat itu, aku ingin pergi ke Timur, menukar setengah hartaku demi satu tiket menyeberang dunia, setidaknya bisa menambah umur dua puluh tahun lagi.”
Pria berambut pirang itu tidak bisa tersenyum, ia menggertakkan gigi, “Harga satu tiket menyeberang dunia bagi penakluk adalah seribu miliar yuan, setara lebih dari seratus miliar dolar, benar-benar seperti vampir! Orang Timur yang serakah!”
“Tidak, tidak, tidak.” Pria tua berambut perak mengangkat jari dan menggeleng, “Natas, kau masih muda, kau belum mengerti pentingnya tubuh.
Saat usiamu setua aku dan merasakan tubuhmu perlahan menuju akhir, berjuang sekuat tenaga tapi tetap tak berdaya, kau akan tahu betapa berharganya tubuh yang sehat.
Dibandingkan hidup, uang hanyalah deretan angka.
Seperti hari ini, ini hanya permainan angka bagiku.”
Tatapan pria tua berambut perak itu menembus kaca jendela besar, menatap keluar, “Yang aku dambakan adalah tubuh abadi, hidup yang tak pernah berakhir!”
——
Wall Street
Sebuah lembaga keuangan.
“Yes! Sukses besar!”
“Orang Timur bodoh, berani-beraninya menggelontorkan dana besar untuk melawan kita? Kali ini mereka pasti rugi besar!”
“Hahaha, ini baru hari pertama, panen baru saja dimulai!”
Sekelompok taipan finansial berkumpul, wajah mereka penuh kegirangan saat menatap layar raksasa yang menampilkan deretan saham berwarna merah menyala.
Saat pembukaan pagi, sektor farmasi sempat ambruk.
Kelompok kepentingan menekan balik, harga saham kembali naik.
Para taipan ini sudah lebih dulu menerima bocoran, berkolaborasi dengan perusahaan farmasi untuk mengatur pasar saham, menaikkan harga, menggandakan keuntungan.
Dengan penuh rasa meremehkan, mereka menatap ke arah Timur.
Di wilayah kami, kalian berani melawan kami?
Bodoh!
Tak tahu diri!
Namun, ketika mereka sedang menertawakan Timur, pihak Timur menggelar konferensi pers. Satu kalimat saja sudah membuat mereka kelabakan.
“Kami yakin bisa menaklukkan dunia kiamat biokimia dalam setahun. Satu tahun lagi, seluruh umat manusia akan mengalami peningkatan daya tahan, dan manusia akan terbebas dari segala penyakit.”
Setahun, apa artinya?
Itu berarti, setelah setahun, orang-orang tidak akan sakit lagi, tak perlu minum obat, pabrik obat dan rumah sakit kehilangan fungsi.
Pabrik obat dan rumah sakit hanya punya waktu satu tahun untuk bertransformasi, yang kemungkinan besar tidak akan sanggup berubah, dan akhirnya akan hancur lebur dalam industri ini.
Pasar medis global senilai ribuan triliun akan hancur!
Jutaan orang di seluruh dunia akan kehilangan pekerjaan!
Tapi, apa urusannya dengan orang biasa?
Mereka hanya tahu satu hal—
Mereka takkan sakit lagi!
Tak perlu berobat lagi!
Akan banyak penghematan!
Lalu, harga saham pun mulai anjlok!