Bab Tujuh Puluh Satu: Berhasil Melakukan Pemurnian
Waktu berlalu dengan cepat, dua bulan pun telah lewat, namun Ye Li masih belum keluar dari Formasi Kuno Serba Sempurna itu, membuat Qing Xuan dan yang lainnya semakin khawatir, takut kalau telah terjadi sesuatu. Waktu terlama orang pernah bertahan di dalam formasi itu hanyalah lima bulan, dan itu pun oleh Gui Yuehun sendiri. Mereka pun tidak tahu apakah Ye Li telah berhasil atau masih dalam proses penyempurnaan.
"Tidak bisa dibiarkan, kalau tiga hari lagi dia belum juga keluar, aku akan memaksanya keluar dari sana," kata Qing Xuan yang sudah kehabisan kesabaran. Kekhawatiran memenuhi hatinya.
"Ya, hanya itu yang bisa kita lakukan," jawab Gui Yuehun, karena ia pun tidak menemukan jalan lain—situasi semacam ini belum pernah ia alami.
Di dalam Formasi Kuno Serba Sempurna.
“Serba sempurna, serba sempurna, segalanya sempurna, segalanya tiada…” Ye Li terus menggumamkan kata-kata itu, hingga sudah menjadi sebuah naluri.
“Sempurna, tiada, hampa, serba sempurna, segala sesuatu adalah hampa. Semua hampa.” Tiba-tiba seberkas cahaya melintas di benak Ye Li, seolah ia menangkap sesuatu. “Aku mengerti!” serunya dengan penuh suka cita, namun ia tetap tak dapat mendengar suaranya sendiri.
“Aku tak bisa mendengar suaraku sendiri karena suaraku telah melebur menjadi kehampaan, begitu juga kegelapan di sekitarku ini adalah kehampaan. Maka yang tersisa hanyalah…” Ye Li mendongak, menatap cahaya yang menyorotinya, seulas senyum tipis muncul di bibirnya. Kini ia telah memahami kebingungan dari Formasi Kuno Serba Sempurna, dan ia akan segera memecahkannya.
Ye Li pun menenangkan dirinya kembali. Kali ini ia tetap duduk bersila, namun tidak memikirkan apapun, bahkan melupakan segalanya, perlahan-lahan ia mulai melupakan semuanya, lupa bahwa ia masih berada di dalam Formasi Kuno Serba Sempurna, lupa akan tujuannya, hingga kelelahan menyesaki matanya, dan akhirnya ia mulai melupakan cahaya yang menyinarinya. Namun, justru ketika ia mulai melupakan keberadaan cahaya itu, cahaya tersebut perlahan mengecil dan akhirnya lenyap menjadi kehampaan di ruang gelap itu.
Namun, itu saja belum cukup. Masih ada satu hal yang belum menyatu dengan kehampaan: diri Ye Li sendiri. Bahkan kesadaran Ye Li mulai samar, perlahan ia tak merasakan lagi keberadaannya, seolah ia pun telah melebur menjadi kehampaan. Tak lama kemudian, tubuh Ye Li pun lenyap dari ruang itu, dan segalanya akhirnya kembali ke kehampaan.
Seluruh ruang itu mempertahankan keadaan hampa selama satu hari penuh, hingga akhirnya seberkas cahaya putih muncul di tengah-tengah kegelapan, memecah kehampaan itu. Namun tubuh Ye Li belum juga terlihat, seolah ia benar-benar telah melebur menjadi hampa.
Cahaya putih itu terus berputar di dalam ruang tersebut. Andai Ye Li bisa melihatnya, pasti ia akan sangat terkejut, sebab cahaya putih itu adalah formasi inti yang ia gambar saat menjadi Guru Roh! Dan jika formasi inti milik Ye Li itu diperbesar berkali-kali lipat, bentuknya sangat mirip, bahkan identik, dengan Formasi Kuno Serba Sempurna!
Tak seorang pun menyangka bahwa formasi inti yang paling sederhana dan dianggap paling rendah derajatnya itu ternyata adalah versi kecil dari Formasi Kuno Serba Sempurna!
Seiring formasi inti Ye Li berputar di tengah kehampaan, ruang di sekitarnya pun mulai berubah. Sebuah sinar terpancar dari formasi itu, semakin lama semakin membesar, dan semakin cepat hingga akhirnya seluruh kehampaan itu dipenuhi cahaya.
Lalu, di tengah cahaya itu, sesosok bayangan perlahan terbentuk—itulah Ye Li! Ia masih duduk bersila dengan tenang, sementara di atas kepalanya melayang formasi intinya. Namun, ketika ia muncul kembali, semua kenangan langsung membanjiri benaknya. Formasi inti itu pun seketika masuk ke dalam benaknya, kembali ke lautan jiwanya.
Pada suatu saat, Ye Li membuka mata yang telah lama terpejam. Sorot tajam melintas di matanya.
“Akhirnya berhasil,” ucap Ye Li sembari menghela napas. Meski masih berada di dalam Formasi Kuno Serba Sempurna, kali ini ia bisa mendengar suaranya sendiri dengan jelas.
Tiba-tiba, Ye Li kembali lenyap dari dalam formasi, dan di saat yang sama, tubuh Ye Li di luar sana pun mendadak membuka kedua matanya yang telah lama terpejam.
Gui Yuehun yang melihat Ye Li membuka mata buru-buru melangkah mendekat hendak menanyakan keadaannya, dan Qing Xuan pun hendak berbicara.
“Senior Gui Yue, mohon menyingkir sebentar,” ujar Ye Li tiba-tiba.
Gui Yuehun langsung mundur ke luar altar, sebab ia mulai merasakan sesuatu, dan hatinya pun dipenuhi kegembiraan yang tak terlukiskan. Namun, dibandingkan Qing Xuan yang berada dalam tubuh Ye Li, Gui Yuehun masih kalah bersemangat, meski ia memilih diam menunggu dengan penuh harap.
“Formasi inti, muncullah!” Setelah Gui Yuehun mundur dari altar, Ye Li tak menunda lagi dan langsung mengeluarkan formasi intinya.
“Inikah formasi intinya? Mengapa terlihat sangat mirip dengan Formasi Kuno Serba Sempurna itu? Bukankah formasi ini justru yang paling sederhana?” Gui Yuehun terkejut melihat formasi inti kecil milik Ye Li.
“Hmm?” Bahkan Qing Xuan pun menyadari hal itu, dan ia merasakan sesuatu yang sulit dijelaskan—betapa beruntungnya Ye Li, formasi inti yang ia pilih dan gambar saat menjadi Guru Roh ternyata adalah versi kecil dari Formasi Kuno Serba Sempurna.
Formasi inti Ye Li mulai berputar cepat, dan tak disangka Formasi Kuno Serba Sempurna di bawahnya ikut berputar juga. Semakin cepat formasi inti itu berputar, semakin cepat pula Formasi Kuno Serba Sempurna berputar. Akhirnya, formasi kuno itu mulai goyah dan perlahan-lahan terangkat dari altar, lalu mengecil sedikit demi sedikit. Sementara itu, formasi inti Ye Li justru membesar, namun pertumbuhannya ada batasnya—ketika sudah sebesar kepalan tangan, pertumbuhannya berhenti, sedangkan formasi kuno itu terus menyusut.
Tiga depa, dua depa, satu depa, sembilan kaki, delapan kaki, tujuh kaki, enam kaki... tiga kaki, dua kaki, satu kaki... enam inci, lima inci, hingga akhirnya menyusut menjadi sebesar kepalan tangan, sama persis dengan formasi inti Ye Li, lalu melayang di hadapannya.
Ye Li menatap kedua formasi yang berputar di hadapannya, keduanya kini benar-benar identik.
Gui Yuehun yang berada di samping sangat bersemangat menyaksikan pemandangan itu. Ia pun bertanya-tanya, apakah untuk menyempurnakan Formasi Kuno Serba Sempurna, seseorang juga harus membangun formasi inti yang paling sederhana saat menjadi Guru Roh. Namun, ia tak punya kesempatan lagi untuk menelitinya.
“Bersatulah!” seru Ye Li dengan suara berat. Dua formasi di hadapannya perlahan saling mendekat, lalu mulai menyatu. Setelah keduanya benar-benar bergabung, tak ada lagi perbedaan di antara mereka, seolah yang satu hanyalah bayangan dari yang lain.
Formasi yang telah menyatu itu tiba-tiba melesat ke antara alis Ye Li dan masuk ke dalam lautan jiwanya.