Bagaimana jika aku menemukan seorang bintang besar yang biasanya dingin tapi sedang mabuk, lalu sejak itu dia terus menempel padaku? Cerita ini mengalir santai dan penuh keseharian, silakan dinikmati. Grup pembaca: 719150276 (silakan bergabung dan ngobrol bersama kami).
Kota Shanghai, Perusahaan Film Lumba-Lumba.
Pukul setengah enam, waktu pulang kerja, Xiao Chu baru saja selesai merapikan barang-barangnya dan bersiap untuk absen, ketika ia dipanggil oleh Li Wenqian, penasihat senior perencanaan perusahaan.
"Ah Chu, datanglah ke kantor saya, ada hal yang ingin saya bicarakan," ucap Li Wenqian.
"Baik, Pak, saya segera ke sana," jawab Xiao Chu.
Xiao Chu adalah penulis skenario baru yang baru saja diangkat menjadi karyawan tetap di Perusahaan Film Lumba-Lumba. Sedangkan Li Wenqian, selain menjadi penasihat senior di sana, juga seorang profesor di jurusan sastra drama di Akademi Film Shanghai.
Beliau juga merupakan dosen pembimbing Xiao Chu semasa kuliah.
"Jumat minggu depan adalah ulang tahun Sisi. Dia meminta saya memberi tahu kamu agar datang ke rumah untuk makan bersama," kata Li Wenqian saat Xiao Chu tiba di kantornya.
Xiao Chu mengangguk, "Baik, saya pasti akan datang menemui Sisi dan Bu Guru."
Sisi adalah putri Li Wenqian yang sedang duduk di kelas tiga SMA. Karena Xiao Chu sering berkunjung ke rumah gurunya saat kuliah, mereka pun cukup akrab.
Li Wenqian menambahkan, "Ajak Lin Yu juga, ya. Istriku sudah lama tidak bertemu dengannya dan beberapa hari lalu sempat menyebutnya. Apakah dia sedang sibuk akhir-akhir ini?"
"Ya, di Beijing ada beberapa drama baru yang sedang mencari pemeran, jadi dia dan teman-temannya ke sana untuk audisi. Jika lancar, seharusnya dia bisa pulang minggu depan," jelas Xiao Chu.
"K