Bab Tujuh Puluh Dua: Nyonya Pembuat Sup Lupa Ingatan

Wanwan Pisau Rumput 1179kata 2026-03-05 02:07:04

"Apa maksudmu dengan kata-kata itu?"
Nang Qi memandang Shen Wan, tatapannya penuh renungan, pikirannya kembali pada malam itu di Zhenjiang.
Adegan di mana Ibu Xu berdiri di pinggir jendela dan mengucapkan kata-kata itu kini bermunculan kembali dalam benaknya...
"Dia bukan Shen Wan, dia adalah Meng Er, penjaga ramuan di Dunia Kegelapan, juga wanita Raja Dunia Bawah. Dia datang ke dunia manusia hanya untuk mencari ramuan yang tepat bagi Raja Dunia Bawah." Kata-kata Ibu Xu terucap tanpa alasan, sembari mengucapkannya ia menatap Nang Qi dengan hati-hati, ia tahu Nang Qi selalu sangat peduli pada Shen Wan.
Benar saja, belum selesai ia berbicara, wajah Nang Qi sudah berubah menjadi muram.
"Percaya atau tidak, kalau kau terus bicara omong kosong, aku akan membuatmu lenyap tanpa jejak, tak akan pernah bereinkarnasi."
"Apa yang kuucapkan benar adanya. Saat Shen Wan berusia enam tahun, ia sakit parah, semua orang mengatakan ia tak akan bertahan. Keluarga Shen mengirimnya ke Gunung Zhongnan, dan ia selamat. Tapi setelah itu, kepribadiannya berubah drastis, sejak saat itu pula ia mulai bisa melihat roh-roh. Aku yakin kau tahu tentang hal ini, Tuan Kesembilan."
"Siapapun roh di Dunia Bawah yang kau tanya, semua pasti tahu bahwa Raja Dunia Bawah dan penjaga ramuan seperti menghilang begitu saja.
Pembantaian keluarga Shen dikatakan dilakukan oleh orang lain, tapi mengapa bertahun-tahun tak pernah ditemukan pelakunya? Karena yang membunuh seluruh keluarga Shen adalah Shen Wan sendiri. Mengapa setelah kau dan dia meninggalkan Gunung Zhongnan, ayahmu tiba-tiba meninggal dunia dan bahkan jiwanya tak ditemukan? Karena itu semua perbuatannya."
"Jika ia hanya manusia biasa, bagaimana mungkin ia bisa memanggil jiwa, bagaimana mungkin ia bisa menuntun arwah? Tak ada manusia biasa yang mampu melakukan hal itu."
Ibu Xu terus mengucapkan kata-katanya, namun Nang Qi yang sedari tadi diam, menatapnya dingin dan berkata, "Kau baru saja menjadi roh, bagaimana mungkin kau tahu semua ini?"
"Aku adalah perantara. Aku adalah perantara antara dunia manusia dan Shen Wan ketika ia dirasuki oleh arwah Dunia Bawah, jadi aku tahu semuanya."
"Perantara? Kau tahu bahwa jika kau membocorkan sedikit saja rahasia Dunia Bawah, kau akan dilempar ke neraka terdalam, tak akan pernah bangkit kembali, setiap hari akan disiksa tanpa akhir."
"Aku tahu, tapi aku hanya punya seorang putri, aku hanya berharap ia bisa hidup dengan baik."
"Kau pikir dengan mengatakannya padaku, aku akan menjaga putrimu?"
"Hanya kau, Tuan Kesembilan, yang bisa melindungi putriku."
"Kau bilang dia penjaga ramuan, tapi mengapa ia tetap di sisiku dan menjalani kehidupan manusia setiap hari? Mengapa ia membunuh begitu banyak orang?"
"Yang ia bunuh adalah mereka yang tahu tujuan sebenarnya. Hanya dengan membunuh mereka, rahasia dapat terjaga. Ramuan yang ia cari adalah kau, Tuan Kesembilan. Selama bertahun-tahun ia selalu berada di sisimu, karena kau adalah ramuan terbaik untuk memulihkan kekuatan Raja Dunia Bawah. Tapi selama di dunia manusia, ia hanya memiliki sedikit kekuatan, jadi saat ini ia belum bisa menyentuhmu. Begitu terjadi gerhana matahari, ia akan terbangun, dan pada hari itu ia akan membawamu ke Dunia Bawah, menggunakan jiwamu sebagai ramuan."
"Aku tidak percaya."
"Percaya atau tidak, itu tetap kenyataan. Kelak kau akan mengetahuinya dengan sendirinya. Kau hanya punya dua pilihan, bunuh dia atau jika tak mampu, maka dia yang akan membunuhmu."
Ibu Xu tersenyum lalu berubah menjadi asap hitam dan lenyap di udara, meninggalkan Nang Qi seorang diri.
Semua kenangan itu kembali membanjiri benaknya.
Nang Qi menatap Shen Wan, pakaian merah darah itu membuatnya terlihat sangat berbeda dari biasanya. Jepit rambut berbentuk bunga merah yang ia kenakan seolah memang miliknya, terpasang di kepala Shen Wan begitu serasi.
Apakah inilah dirinya yang sebenarnya?