Kaisar Hijau
Jing Keshou
kata
Bab Sebelumnya
Bab Berikutnya
Bab Sebelumnya
Bab Berikutnya
Katalog
Detail Buku
Pengaturan
Ke atas
Katalog Kaisar Hijau
concluído·Total 100 bab
Tanda buku
Urutan terbalik
Bab Satu: Berkeliling Taman
Bab Kedua: Kuil Teratai Merah
Bab Ketiga: Mimpi yang Mengejutkan
Bab Empat: Menapaki Sembilan Wilayah
Bab Lima: Rahasia Kuno
Bab Enam: Putri Yuzhen
Bab Tujuh: Ruang Gaib yang Aneh
Bab Delapan: Tuan Yan
Bab Sembilan: Penjelasan Sejati Petir Hijau
Bab Sepuluh: Mengajarkan Mantra
Tak berdaya, aku hanya bisa memohon agar kalian sudi memberikan rekomendasi dan klik pada karyaku ini (serta terlebih dahulu mengucapkan semoga sukses).
Bab Sebelas: Si Tak Berguna
Bab Dua Belas: Ayahku Seorang Adipati Negara
Bab Tiga Belas: Mayat Tua
Bab Empat Belas: Bola Pedang
Bab Lima Belas: Pulang ke Rumah
Bab Enam Belas: Raja, Menteri, Ayah dan Anak
Bab 17: Zhen Zhen
Bab Delapan Belas: Pertarungan Mematikan
Bab Sembilan Belas: Gang yang Basah oleh Hujan
Bab Dua Puluh: Jalan Panjang
Bab Dua Puluh Satu: Tujuh Pembunuh Naga Sejati
Bab Dua Puluh Dua: Prajurit Jimat
Bab Dua Puluh Tiga: Tombak Sisik Terbalik
Bab Dua Puluh Empat: Rencana Licik Bai Jian
Bab Dua Puluh Lima: Meminta Petunjuk kepada Biksu
Bab Dua Puluh Enam: Gunung Naga dan Harimau — Pengkhianatan
Bab Dua Puluh Tujuh: Permintaan Sang Biksu
Bab Dua Puluh Delapan: Tubuh Dewa Iblis
Bab Dua Puluh Sembilan: Senjata Abadi Menunjukkan Jalan
Bab Tiga Puluh: Bertemu Lagi dengan Yuzhen
Bab 31: Raja Sungai Chu
Pemberitahuan Pembaruan
Bab Tiga Puluh Dua: Prajurit Zirah Hitam
Bab Tiga Puluh Tiga: Dingin dan Tak Berperasaan
Bab Tiga Puluh Empat: Mencuri Nadi Naga
Bab tiga puluh lima: Menebas Jenderal di Panggung Penobatan Dewa
Bab Tiga Puluh Enam: Su Mei
Bab Tiga Puluh Tujuh: Senyuman di Masa Lalu
Bab 38: Sang Raja Mengendarai Kereta
Bab Tiga Puluh Sembilan: Kekacauan
Bab Empat Puluh: Aura Pedang Pembantai Dewa
Bab Empat Puluh Satu: Urusan Sebelum dan Sesudah Kematian
Bab Empat Puluh Dua: Dewa Bangau Putih
Bab Empat Puluh Tiga: Permata dan Pil Obat
Bab Empat Puluh Empat: Sang Buddha Giok Bertindak
Bab Empat Puluh Lima: Kakak Senior dan Adik Junior
Bab Empat Puluh Enam: Jubah Putih Menyebrangi Sungai
Bab Empat Puluh Tujuh: Makam Sunyi
×
Pengaturan Membaca
Tema Membaca
Hari
Malam
Merah muda
Hijau muda
Kuning muda
Font Teks
SimSun
Microsoft YaHei
Heiti
KaiTi
Ukuran Font
A-
16
A+
Lebar Halaman
Sempit
Sedang
Lebar
Mode Halaman
Klik
Gulir
×