Bab Tiga Puluh Lima: Wilayah Suci! Wilayah Suci!
“Dumm! Dumm!”
Seolah dihantam besi seberat sepuluh ribu ton dari atas kepala, Tan Xiao dan Pei Nuo tampak rapuh seperti layang-layang di tiupan angin, tubuh mereka terlempar tanpa kendali. Dua naga api akhirnya tiba, berputar dan meraung marah, suara desisan mereka seakan membakar udara, memantulkan cahaya merah pada wajah semua orang!
“Pengendali elemen api? Bagus sekali!” Mata lelaki tua berjubah hitam itu memancarkan cahaya tajam, kedua tangannya terulur, menciptakan pusaran hitam pekat di antara kedua tinjunya. “Penelan Langit Hitam!”
Dua naga api yang datang dengan ganas itu tiba-tiba menjadi jinak seperti belut kecil, lalu terjerat oleh kekuatan misterius dan tersedot masuk ke dalam pusaran! Melihat jurus terbaiknya dihancurkan begitu mudah, Sang Fei hanya bisa tercengang.
Lelaki tua berjubah hitam menengadah dan tertawa panjang, “Hahaha, anak-anak, kemampuan kalian memang luar biasa, hanya saja—” Belum sempat ia menyelesaikan ucapannya, sebuah suara jernih terdengar, “Kau terlalu cepat merasa senang!”
Ling Feng!
Tubuhnya melesat, dengan kekuatan penuh ia mengerahkan “Pukulan Lima Inci” pada tangan kanannya, menghantam lelaki tua itu!
Lelaki tua itu menyeringai, “Kecepatannya lumayan, tapi kekuatan pukulannya terlalu lemah! Anak muda, seranganmu yang paling lemah di antara mereka—apa!?” Sambil menerima serangan Ling Feng dengan satu telapak tangan, ia akhirnya menyadari sesuatu yang aneh—tangan kiri Ling Feng!
Di telapak kirinya muncul nyala api hijau pekat, hanya sebesar satu jari, tampak seperti ular kecil yang tak menarik perhatian. Awalnya lelaki tua itu tidak menyadarinya sama sekali, namun ketika api itu melilit tubuhnya, ia baru sadar ada yang tidak beres!
Dari segi daya hancur, api ini adalah yang terkuat sejauh ini!
— Dua Belas Api Penyatu dari Fengyan Rong!
Inilah teknik tertinggi Fengyan Rong yang kini dikuasai Ling Feng, kekuatan Dua Belas Api Penyatu delapan kali lipat dari Sembilan Api Penyatu! Selain itu, getaran energi yang dihasilkan sangat samar, bahkan pengendali elemen tingkat tinggi pun sulit menyadarinya, apalagi orang lain. Hanya saja, dengan penguasaan Ling Feng yang masih terbatas, waktu persiapannya masih terlalu lama.
Api itu tiba-tiba meledak, energi api yang dahsyat melahap tubuh lelaki tua itu dengan kekuatan membakar segalanya.
Mengandalkan pertahanan murni tak mungkin menahan serangan sehebat ini. Jubah lelaki tua itu hancur berkeping-keping, lalu hangus menjadi abu. Titik-titik api bagaikan bilah pisau dingin—perpaduan perasaan yang saling bertentangan namun harmonis—mengoyak tubuhnya!
Debu berterbangan, api berkobar tinggi!
Beberapa saat, semuanya baru mereda. Saat debu mengendap, Ling Feng tak kuasa mundur beberapa langkah, menatap penuh ngeri ke depan: Masih belum apa-apa?
Seluruh tubuh lelaki tua itu hangus, di beberapa bagian muncul luka mengerikan, tapi—jelas serangan barusan tidak menyebabkan luka fatal padanya! Makhluk macam apa ini, sanggup menahan Dua Belas Api Penyatu tanpa celaka?
Arthur dan yang lain pun ternganga, namun mereka justru terkejut pada Ling Feng: Siapa orang ini? Ia benar-benar melukai guru (tuan) mereka?
“Bagus, sangat bagus, luar biasa.” Wajah lelaki tua itu gelap, hawa pembunuh yang menusuk tak bisa disembunyikan: “Sudah berapa tahun tidak ada yang bisa melukaiku, membuatku merasakan sakit! Kau benar-benar hebat!” Tatapannya menyapu Sang Fei, Tan Xiao, dan yang lain yang masih sadar: “Jadi, sebagai balasan atas rasa sakit yang kau berikan, aku memutuskan—semua dari kalian akan kuberikan kematian!”
Ta