Perasaan Saat Novel Diterbitkan

Nyonya Dewa Abadi Diduga Kampung Halaman 603kata 2026-02-08 18:50:11

Tentang peluncuran “Istri Sang Raja Abadi”, sejujurnya aku cukup terkejut, sebab waktu itu jumlah pembaca setia sangat rendah, jadi aku sudah mengubur harapan untuk bisa terbit. Namun kemudian editorku memberitahu bahwa pada tanggal 24 buku ini bisa terbit, aku tetap merasa sangat gembira, karena bagaimanapun juga, penerbitan ini membuktikan bahwa performa novel baruku tidak terlalu buruk.

Aku terus bertanya pada diriku sendiri, kekuatan apa yang membuatku terus menulis.

Dulu, awalnya memang karena bosan. Saat itu aku baru saja berhenti dari pekerjaan, jadi punya waktu untuk melakukan hal-hal yang benar-benar kuinginkan. Maka lahirlah buku pertamaku, “Nyanyian Bunga Persik Nan Sunyi”. Walaupun buku ini sempat dikontrak, lebih banyak dianggap sebagai pengalaman belajar, namun karenanya aku bisa masuk ke platform Qidian.

Buku kedua, “Jalan Gadis Bangsawan”, membuatku melihat kemajuan pada diriku sendiri dan akhirnya bisa terbit juga. Meski hasilnya masih jauh dari harapan, setidaknya aku sudah melangkah maju, bahkan bisa mendapat sedikit uang jajan.

“Istri Sang Raja Abadi” yang naskahnya kutabung lebih dari setahun sempat membuatku ragu untuk menerbitkannya. Aku tahu aku ahli menulis roman berlatar sejarah, sedangkan roman fantasi ini adalah kali pertamaku mencoba. Namun karena aku sudah menulisnya dengan sepenuh hati, aku berpikir, meskipun nanti gagal, tak mengapa, toh ini pertama kalinya aku menulis genre ini.

Saat karya ini mencapai lebih dari dua puluh ribu kata, tiba-tiba ada kabar kontrak dari sistem. Setelah itu, editorku juga sangat baik, hampir setiap minggu memberiku rekomendasi. Lalu aku mencoba mendaftar ke Daftar Qingyun, dan setelah dua kali mencoba, akhirnya berhasil. Terima kasih untuk “Istri Sang Raja Abadi”, karena novel ini aku mendapatkan begitu banyak.

Akhir kata, aku ingin berterima kasih pada pemimpin redaksi Lu Lu, editor Tang Yuan, dan editor pelaksana Yao Yao Ling. Terima kasih atas dukungan dan bantuan kalian. Juga untuk teman-teman pembaca yang menyukai bukuku, karena kalian, aku bisa terus bertahan!

Terakhir, terima kasih untuk diriku sendiri! Semangat!

Sang Penulis yang Diduga Bernama Sangzi

26 Mei 2016